SketchUp Pro dan Revit ada di meja arsitek. ArcGIS dan Global Mapper ada di meja surveyor atau perencana wilayah, bidang yang sama sekali berbeda dari arsitektur walau sering sama-sama disebut 'software teknik'. Rhinoceros lebih sering dipegang desainer produk industri, sementara Cinema 4D condong ke motion graphics ketimbang teknik bangunan.
Mathcad beda sendiri lagi, bukan software modeling sama sekali, murni kalkulasi teknik dengan notasi matematis seperti di kertas. D5 Render juga bukan alat modeling, melainkan render engine real-time yang tersambung ke SketchUp, Revit, atau Rhino lewat plugin. Semua kebutuhan software teknik lintas bidang ini ada dalam arsip software Bagas31, tinggal sesuaikan dengan bidang pekerjaannya.
Software sesuai bidang kerja masing-masing
- SketchUp mengutamakan modeling bebas dan cepat untuk konsep desain, sedangkan Revit menjalankan sistem BIM (Building Information Modeling) dari Autodesk. Revit 2019 termasuk versi yang masih banyak dicari, karena mengubah satu dinding saja otomatis memperbarui denah, potongan, dan jadwal material.
- Navisworks biasa dipasangkan dengan Revit dalam alur kerja nyata. Model dari Revit diimpor ke Navisworks untuk deteksi benturan antar disiplin seperti struktur, MEP, dan arsitektur, sebelum konstruksi dimulai.
- ArcGIS dari Esri dan Global Mapper sama-sama GIS untuk pemetaan, tapi beda kelas. ArcGIS lebih lengkap untuk analisis spasial di instansi atau kampus, sementara Global Mapper lebih ringan dan kuat untuk data elevasi, LiDAR, dan konversi format peta.
- Rhinoceros 7 memakai basis NURBS yang presisi untuk permukaan lengkung, dipakai desainer produk industri, dan sering digandengkan dengan Grasshopper untuk desain parametrik.
- Cinema 4D lebih dekat ke motion graphics dan animasi visual daripada teknik bangunan, malah sempat dibundel sebagai Cinema 4D Lite di dalam Adobe After Effects.